This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 September 2013

KUMPULAN EFEK DI BLOG

KUMPULAN EFEK DI BLOG

MURKA

<script language="javascript">
nd_mode="god";
nd_vAlign="bottom";
nd_hAlign="right";
nd_vMargin="10";
nd_hMargin="10";
nd_target="_blank";
</script>
<script language="javascript" src="http://hary-suka-suka.googlecode.com/files/murka.js"></script>
<div style="position: fixed; bottom: 0px; right: 20px;width:100px;height:30px;"><small><center><a href="http://harysukasuka.blogspot.com/" target="_blank">Efek Blog</a></center></small></div>

SAVER

<script language="javascript">
nd_mode="shaver";
nd_vAlign="bottom";
nd_hAlign="right";
nd_vMargin="10";
nd_hMargin="10";
nd_target="_blank";
</script>
<script language="javascript" src="http://hary-suka-suka.googlecode.com/files/saver.js"></script>
<div style="position: fixed; bottom: 0px; right: 20px;width:100px;height:30px;"><small><center><a href="http://harysukasuka.blogspot.com/" target="_blank">Efek Blog</a></center></small></div>

TERBAKAR

<script language="javascript">

nd_mode="burn";
nd_vAlign="bottom";
nd_hAlign="right";
nd_vMargin="10";
nd_hMargin="10";
nd_target="_blank";
</script>
<script language="javascript" src="http://hary-suka-suka.googlecode.com/files/terbakar.js"></script>
<div style="position: fixed; bottom: 0px; right: 20px;width:100px;height:30px;"><small><center><a href="http://harysukasuka.blogspot.com/" target="_blank">Efek Blog</a></center></small></div>

KARYAKU SEBUAH LAGU


F**k in love
Pada malam minggu aku telah ditunggu
Ditunggu pacarku dibawah lampu biru
Akhirnya pun aku datang kesana
Menemui dia dan ku cium pipinya
Aaaaaaaaaaaaaaaaa
Dikesunyian kota kita jalan berdua
Sambil kupegangang tangannya yang halus
Walaupun mukanya mirip wedus
Oooooooooooooooo
Akhirnya f**k  in love terjadi
Dan ini bukan dialam ilusi
F**k in love itu nikmat
F**k in love itu indah
F**k in love menyenangkan
Tapi akhirnya menyengsarakan,,,,,,,,,,,,,,
Karya:

Ø Arga adisaputra
Ø Ahmad Faisal



proFil lEnGkaP kuUU


Assalamualaikum…….

Namaku adalah = Arga adi saputra

Aku tinggal di= ^gondosari,gebog,kudus^

tgal lahir qu= 15-06-1997

Sekarang sudah kelas =~XI-a mafa Tkj~

Bersekolah di =..SMK Mambaul Falah..

Bercita-cita ingin menjadi ,’, presiden RI,’,

'paling tidak suka jika melihat orang bahagia''

Kebiasaanku adalah ‘’ membuat orang susah ‘’

hobby saya ---berkumpul bersama teman ---

@facebook ++ arga gembel elitz++

blogspot ><argamafa.blogspot.com ><

Statussss % single %

Motto hidupku *_* senyuman dari stiap orang adalah semangat ku *_*
Wassalamualaikum....

TENTANG MANBA'UL FALAH KH. SHIDDIQ




Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Falah merupakan pondok yang didirikan oleh Syekh KH. Shiddiq As-Sholihi. Manba’ul falah terletak di sebuah pedesaan jarak kota kudus 10 kilometer dari pusat kota. Manba’ul falah telah menawarkan dalamberbagai bidang dan konsentrasi kehidupan, hal ini dapat dilihat dari karasteristik pembelajaran dalam pendidikan meliputi :

1. Pondok Thoriqoh (Qodiriyyah Wan Naqsyabandiyyah)
Pondok Thoriqoh (Qodiriyyah Wan Naqsyabandiyyah)ini, di maksud untuk memberikan pengetahuan dan tatacara peribadatan yang sesuai dengan aturan dalam rangka mewujudkan ibadah yang sempurna lahir dan batin, hal ini di maksudkan untuk mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah, sedangkan amaliayah pembelajaran dalam pengajian thoriqoh meliputi pengajian kitab, istighosah, tahlilan, khataman rowatib dan lainya.

2. Pondok Pesantren Putra-Putri dan Diniyyah
Pesantren putra putri/Diniyyah Manba’ul Falah mengedepankan tentang pendidikan dengan model klasik dengan mata pelajaran meliputinahwu, shorof, fiqih, tauhid, tahfidul Quran) dan kolaborasi pembelajaran meliputi (Conversation, Muhadatsah dan komputer) dengan waktu pembelajaran di malam hari.

3. MTs Manba’ul Falah
MTs Mamba’ul Falah sudah berjalan sampai sekarang dengan berbagai macam prestasi dan pembelajaran yang terjamin. MTs Mamba’ul Falah ini, menggunakan 3 kurikulum yakni : Kurikulum Departemen Agama, Kurikulu Pendidikan Nasional dan Kurikulum Pesantren. Pembelajaran yang dilakukan mengadopsi dua metode yakni pembelajaran medern dan klasik (sorogan, bandongan halaqohan dan lainya).
Untuk lebih lanjut silahkan baca

4. SMK Manba’ul Falah
Sekolah menegah kejuruan manba’ul falah telah berdiri tahun 2007, yang di maksudkan untuk mendukung progam pemerintah sekaligus menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat yang sedang membutuhkan generasi yang ahli dalam bidang teknologi. SMK Mamba’ul Falah dalam mengaplikasikan pendidikan dengan menggunakan dua kurikulum, yakni kurikulum pendidikan nasional dan pesantren (Muatan lokal) , sehinggan pendidikan Teknologi berbasis pesantren.

Senin, 09 September 2013

cerpen indonesia

CINTA PERTAMAKU
Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan. Sebab cinta tidak datang dari bibir, lidah atau pikiran, melainkan hati.
DEAR DIARY
Aku ingin merasakan cinta yang sebenarnya Aku ingin merasakan cinta pertama itu… Yaitu cinta pertama yang selalu menjagaku… yang setia padaku, Cinta pertama yang akan abadi tanpa mengalami luka… di hati
By: Alika putri V
Dengan menulis di atas kertas buku diaryku. mataku terpejam sejenak, Tanpa disadari salah satu kertas diary itu terbang dibawa oleh angin tak tahu kemana arahnya. Seraya aku membuka mataku pelan, dan terkejut akan salah satu lembar diaryku yang baru saja aku tulis sedari tadi hilang entah kemana. “loh, kemana lembar diaryku yang baru saja aku tulis?” ujarku dengan bingung dan mencoba mencari. Tapi tak ketemu juga, aku pun pasrah akan itu. aku seraya merebahkan tubuhku di atas tempat tidurku.
Kertas diary yang dibawa oleh tiupan angin itu jatuh di atas muka lelaki yang sedang duduk di bangku dekat pohon mangga. “aw..” serunya dan mengambil kertas yang menutupi mukanya. “apa ini? seperti seperti kertas diary.” Ia membaca tulisan kertas itu “alika putri? mending aku simpan saja lah” ia meletakkan kertas diary itu ke dalam saku jaketnya.
Pagi telah tiba, matahari tampak memancarkan sinarnya di ufuk timur. Aku pun terbangun dari tidurku. Ku lihat bunda ku membuka jendela kamar ku “alika.. kamu sudah bangun sayang..? oh, ya.. bunda punya kabar baik buatmu” kata bunda padaku. “apa itu bun?” Tanya ku heran. Aku sungguh sedang menunggu jawaban dari bunda ku. Bunda melanjutkan “bunda sudah masukkan kamu di sekolah favorit, sayang” “maksud bunda itu SMAN TARUNA BAKTI?” tanyaku. “iya sayang” bunda mengangguk mantap padaku. “bunda serius kan? Bunda gak bohong kan?” “ngapain bunda harus bohong sama kamu sayang” aku pun merasa gembira mendengar ucapan dari bunda. Aku memeluk bundaku dengan mengucapkan “thanks for all mom. I love mom” dengan mencium pipi bundaku. “iya sayang” balas bundaku dengan tersenyum.
Keesokan harinya aku tampak bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah baru ku. Dengan memakai seragam baru, dengan atas baju putih menyertai jaket hitam dan bawahan rok mini berwarna coklat keemasan. Aku tampak siap dengan semangat 45 tuk pergi ke sekolah baru ku. aku mengambil ransel ku, dan segera berpamitan kepada bunda ku. “al, berangkat dulu bunda. Assalamualaikum” dengan mencium tangan bunda ku dan segera pergi ke sekolah.
Setelah beberapa menit akhirnya aku sampai sudah di sekolah baru ku. sampai di depan pintu gerbang, mata ku melihat sekeliling sekolah. Ternyata “wow” indahnya menakjubkan sekali. Kini tak disangka diriku bisa masuk di sekolah ini. Tiba-tiba murid-murid yang lain berlari-lari mendekati pintu pagar “ada apa sih?” Tanya ku tampak heran. Aku pun berbalik badan, dan aku melihat seseorang lelaki yang turun dari mobil mewahnya. Lelaki itu memakai kaca mata hitam keren dan berjalan seperti ke arah ku. aku menatapnya tampak tak jenuh dengan charmingnya. “wow, tampan banget lelaki itu. Gak heran semua cewek-cewek disini tergila-gila padanya.” Lelaki itu tampak mendekati ku, dan berkata “beautiful more” ucapannya ditujukan padaku. Aku kini tak menyangka dengan perkataannya itu. Sepertinya di hati ini ada rasa tak menentu entah kenapa aku bingung. Apa ini rasa cinta yang mekar di dalam dadaku. Sepertinya aku suka dengan lelaki itu. Lelaki itu melewatiku, seakan jantung ku berdetak menatapnya. “kira-kira siapakah dia?” tanyaku “dia adalah seorang anak menteri. Namanya ALVIN” ujar wanita yang ada di sebelahku. “oh, kamu sekelas dengan dia” tanyaku lagi “tidak. Dia baru kelas 1, oh ya.. kamu murid baru disini kan? Kenalin nama ku vinda. Aku anak kelas 11 – IPA 2, kalo kamu?” gumamnya. “aku alika Panggil saja aku al, aku anak baru di kelas 1″ kata ku. “oh, anak baru ya? Mungkin saja kita bisa jadi temen akrab” balasnya dengan senyuman. Aku pun mengangguk mantap “boleh saja” gumam ku.
Bel pun berbunyi “teng.. teng.. teng” tanda masuk kelas. Aku pun segera mengambil langkah 1000 untuk masuk ke kelas. Kini aku masuk di kelas 10 – 2, sebelum itu aku memperkenalkan diri ku kepada murid-murid dikelasku. “perkenalkan nama saya ALIKA PUTRI VERONICA panggil saja aku AL. Saya pindahan dari kota Surabaya, semoga saja teman-teman bisa menerima kehadiran ku disini. Terima kasih” ujar ku perkenalkan diri ku. “alika! Kamu duduk di sebelah Alvin saja iya?” bu guru menyuruh ku. aku pun duduk di dekat Alvin, tak ku sangka kini aku duduk di sebelah lelaki tampan itu.
Setelah pelajaran berlangsung istirahat pun tiba. Aku pergi ke kantin dengan membawa bekal ku. saat itu aku lihat kerumunan para cewek berlari ke arah ku. aku pun berusaha menghindar dari mereka tetapi apa daya tak bisa. Para cewek itu menabrak ku dan aku pun terjatuh. Apa lagi bekal ku nasinya berceceran di atas lantai. Aku memilih nasi yang berceceran itu dan diletakkan ke tempatnya. Seorang lelaki tampak menolongku, aku pun menoleh ke arahnya. Ternyata yang dilihat oleh ku dialah Alvin lelaki pujaan ku. “kamu tidak apa-apa” gumamnya padaku “gak apa-apa, makasih ya udah nolongin aku” senyum ku padanya. “maaf ya?” ujarnya “loh, ngapain harus minta maaf? Kamu gak salah apa-apa kok” “aku yang salah. Soalnya para kerumunan cewek itu berlari yang berusaha mendekati ku. dan menabrak mu hingga kamu jatuh seperti ini. Dan nasi mu berceceran seperti ini. Membuat mu tak bisa makan. Sekali lagi maaf?” aku terdiam tak membalasnya sebenarnya aku tahu ini semua memang salah dia. Memang dia yang membuat para cewek itu berlari berusaha mendekatinya “kok malah diam saja sih?” ketus Alvin lagi padaku. “oh, maaf. Iya aku maafin kamu” ujar ku dengan nada gugup. “thanks. Aku akan tanggung jawab untuk ini. Aku akan mengajak mu ke sebuah restoran mewah. Untuk menggantikan makanan mu yang jatuh itu. Aku mohon kamu tak menolaknya” “baik. Kalo begitu, tapi kamu yang meminta ku untuk makan disana. Sebenarnya aku gak mau ngerepotin kamu. Tapi kamu yang maksa aku” ketus ku. “iya al, pokoknya semua makanan yang kamu pesan aku traktir. Pulang sekolah nanti aku tunggu kamu di depan pintu gerbang, oke?” Alvin mencolek hidung ku dan memberi ku senyuman manisnya.
Saat jam pulang pun tiba, jam paling aku tunggu untuk berduaan lunch dengannya. Dengan gembira aku menuju arah depan gerbang ku. aku melihat Alvin yang menunggu ku disana, aku pun menghampirinya. “hai Alvin?” sapa ku, alvin hanya membalas dengan senyuman manisnya. Dan saat itu datanglah juga seorang wanita dia adalah vinda teman baru ku. “sekarang semua sudah berkumpul. Sekarang kita berangkat saja, hayooo” seru Alvin. “tunggu!” aku memberhentikan langkah mereka. Aku menunjuk ke arah vinda, “oh. Ini pacarku namanya vinda” kata Alvin padaku. Aku mendengarnya serasa kecewa. “ehmm.. ngapain diam disini kamu al? ayo masuk..!” Alvin mempersilahkan aku untuk masuk ke mobilnya. Kemudian aku pun masuk ke dalam mobil Alvin. Akhirnya kita pun berangkat.
Sesampai di tengah jalan, mata ku selalu tertuju pada Alvin dan vinda mereka terlihat bermesraan di depan ku. hati ini merasa pedih melihatnya. Semakin lama aku pun tak tahan melihatnya, akhirnya aku pun memberhentikan mobil “stooop..!!!” Alvin pun mengerem seketika dan mobil pun berhenti juga. “ada apa al?” Tanya vinda pada ku “aku mau turun disini saja” ketus ku. “loh? kenapa al? ini kan belum sampai restoran? Bukannya Alvin ngajak kamu lunch bareng kita” kata vinda pada ku. “gak usah deh, gak perlu. Aku juga bisa makan di rumah. Dari pada aku ganggu kalian, mending aku turun disini saja” jelas ku “terus kamu mau naik apa? Buat pulang..” Tanya vinda “aku bisa naik angkot kok.” Ketus ku lagi dan membuka pintu mobil, segera aku keluar dari mobil dan menaiki angkot yang berhenti. “alika! tunggu..” seru vinda “sudah lah vinda. Kita lunch saja sekarang.” Kata Alvin “tapi gimana dengan alika?” “soal itu biar aku yang urusin semua” vinda mengangguk mengerti. Mereka berdua pun melanjutkan perjalanannya.
Angkot itu pun berhenti di depan rumahku, akupun turun dari angkot dan segera membayarnya. Ku membuka pintu rumah dan segera menuju kamar ku tanpa bersalaman dengan bunda ku. di kamar aku pun menutup pintu dan merebahkan tubuh ku di atas kasur. Aku pun menangis mengingat kejadian yang tadi. Aku mengambil diary ku, aku membuka diary dan mencari lembaran yang kosong yang ingin ku tulis. Ku ambil pena ku dan perlahan aku tulis curahan hati ini di diary..
Dear Diary,
Hari ini adalah rasa bahagia ku dan rasa kekecewaan ku. saat itu ku bertemu pangeran impian ku. saat itu juga aku bertemu teman baru ku. dan di saat itu juga ku mulai merasakan apa itu cinta. Mungkin ini adalah jawaban dari tuhan untuk ku. aku bisa merasakan cinta pertama itu.. mungkin kebahagiaan itu hanya sesaat saja. Pangeran impianku itu ternyata telah mempunyai Pasangannya.. saat aku dengar dia bersama teman baru ku. hati ini merasa kecewa.. hati ini juga mengalami luka.. mungkin dia bukan jodoh ku, kini aku harus bisa melupakannya..
By: Alika Putri
Aku pun menetes kan air mata ku dan menutup diary ku. sambil ku tatap bintang di langit. Ku berkata “bulan.. bintang.. aku ingin dirinya, dan aku sungguh mencintainya. Angin.. tolong sampaikan rindu ku ini padanya” sejenak aku pun menutup mataku. Saat itu juga angin bertiup kencang..
Saat itu Alvin juga menatap langit di balkon kamarnya. Ia membuka selembar kertas diary yang ia temukan kemarin. Dengan membaca diary itu, “al, aku tau kau ingin merasakan cinta itu. Aku akan tunjukkan cinta itu seperti apa” kata Alvin. Angin pun bertiup kencang ke arah Alvin, Alvin seperti melihat wajah alika di langit itu. “kenapa jadi teringat dengan alika gini aku? Sepertinya dia kangen sama aku.” Ia menghela nafas “aku juga kangen sama kamu al” ujar Alvin. Aku membuka mataku dan kaget “di mimpiku sepertinya Alvin juga rindu padaku” aku tersenyum.
Aku merebahkan tubuhku di kasur ku. perlahan aku pun memejamkan mataku..
Aku tak tau aku berada dimana kini. Sepertinya aku berada di suatu tempat seperti taman surga yang indah. Disana aku memakai gaun seperti seorang putri. Dari arah sana aku melihat Alvin yang sedang berjalan dia seperti seorang pangeran. Dia berjalan ke arahku dan dia menghampiriku. Dia memegang tanganku dan berkata “al, aku sayang sama kamu. Aku gak mau kehilangan kamu. Sungguh aku tak bisa hidup tanpamu. Kamu adalah milikku selamanya. I LOVE YOU alika!” Alvin mencium tanganku. “aku juga sayang sama kamu. Aku juga gak mau kehilangan kamu. Dan aku pun juga ingin menjadi milikmu selamanya. LOVE YOU TOO Alvin!” balasku. Tiba-tiba vinda datang, “tega kamu Alvin. Kamu telah mengkhianati cintaku. Dan kamu alika, kamu telah nusuk aku dari belakang. Teman macam apa kamu!” vinda marah padaku. “TIDAKK..!!” teriakku, akupun terbangun dari tidurku. Ternyata itu hanya mimpiku saja. “duuh.. kenapa sih, aku gak bisa ngelupain Alvin? KENAPAAA!!” aku kesal. Bunda membuka pintu kamarku “sayang, kamu kenapa?” Tanya bunda. “gak apa-apa bun” jawab alika. “kamu mimpi buruk ya sayang?” “iya bun. Mimpi alika gak enak” “ya sudah. Kamu sholat dulu sana! Biar hati kamu tenang” bunda mengingatkan ku. “iya bun”
Aku segera mengambil wudhu dan mukena dan segera aku sholat subuh. Dengan seraya aku berdoa “ya allah.. aku sungguh mencintainya. Aku ingin menjadi miliknya. Tapi bila engkau tak mengizinkan ku untuk tak bersamanya tolong jauhkan lah dia dariku. Tetapi bila dia adalah jodohku izinkanlah aku untuk mencintainya” selesai aku sholat. Aku segera mempersiapkan diri terlebih dahulu untuk pergi ke sekolah. Pukul telah menunjukkan 06.30 pagi. Aku segera bersiap untuk berangkat ke sekolah.
Sesampai di sekolah, aku menuju ke kelasku. Hampir sampai aku ke kelas, aku tertabrak oleh Alvin. Hampir saja aku terjatuh, Alvin menolongku Aku terjatuh di pelukan Alvin. Segera aku melepas dari pelukannya “makasih” aku melangkah kan kakiku untuk menghindarinya. “tunggu!” alvin memegang tangan ku dan aku pun memberhentikan langkahku. Aku berbalik badan “apa lagi” ujarku “nih, ada sandwich untukmu. Ini aku buat sendiri, mungkin ini cukup untuk menggantikan makananmu kemarin. Aku harap kamu menyukainya. Tolong terimalah ini” alvin memberiku kotak makanan yang berisi sandwich. Aku menerimanya “makasih” aku berbalik badan dan dengan langkah cepat aku pergi dari sana. Belum sempat aku ke kelas, aku menengok ke arah kelas vinda di 11-IPA2. Aku melihat vinda yang lagi menangis dengan memegang sebuah foto di tangannya. Aku menghampirinya perlahan dan duduk di sampingnya “vinda, kenapa dengan dirimu? Kau begitu sedih begini” kataku “al, aku sama alvin sudah putus kemarin” ujar vinda dengan menahan tangisannya “hah, putus? Kenapa bisa putus sih?” aku sedikit tak menyangka “alvin mutusin aku karena dia telah mencintai wanita lain. Dia bilang kalau dia menganggap ku sebagai kakaknya saja. Gak lebih dari itu. Aku merasa sedih dan kecewa mendengarnya” vinda menjelaskan. “kenapa alvin setega itu?. Kira-kira siapa wanita yang dia cintai?” tanyaku lagi “aku tak tau. Tapi ya tak apalah! Mungkin aku bisa menerimanya. Aku harap dia bisa mendapatkan wanita itu. Dan dia bisa bahagia dengannya” gumam vinda dengan menghapus air matanya. Aku berpikir, siapakah gerangan wanita yang alvin cintai? Mungkinkah dia akan mencintaiku? Atau mungkin dia mencintai orang lain selain aku? Ya tuhan.. semoga inilah jawaban darimu. Aku masih bisa ada kesempatan untuk memilikinya. Tapi disisi lain dia adalah mantan vinda. Aku juga tak mau melukai dan menghianati vinda. Ya tuhan.. apa yang harus aku lakukan?. Aku tercengang “alika! Alika!” vinda memanggilku dan segera aku tersadar “eh.. egh.. iya apa?” jawabku gugup. “kau kenapa? Sepertinya kau bengong saja dari tadi. Kau lagi mikirin apa al?” tanya vinda padaku “aku tak apa. Aku balik ke kelas dulu iya?” aku segera bangun dari tempat dudukku dan kembali ke kelas.
Saat ini adalah pemilihan ekstrakulikuler di sekolah ku. terdapat bermacam-macam pilihan ekskul untuk dipilih, diantaranya ada ekskul sepak bola, basket, bulu tangkis, voli, marcingband, seni tari, seni musik, seni drama, dan fotografi. Aku memilih ekskul klub seni drama, ini karena ada alasan tersendiri aku memilih ekskul itu. Karena selain aku suka ber-acting, ruang seni drama juga berdekatan dengan ruang ekskul yang alvin pilih yaitu fotografi. Selain itu aku juga bisa melihat alvin dari dekat.
“anak-anak.. sekarang tema drama kita kali ini adalah ROMEO AND JULIET. Dan untuk peran utama yang menjadi JULIET itu adalah ALIKA. Dan kenapa saya memilih alika? Karena dia sangat pintar dalam berbahasa inggris. Dan untuk yang menjadi ROMEO saya pilih OSKAR” bu heni guru pemimpin drama menjelaskan. Hari demi hari pementasan drama akan dilaksanakan. Waktu itu aku latihan drama, aku melihat alvin yang sedang mengecat ruangan drama itu. “alvin!” panggil bu heni “iya bu?” jawab alvin. “tolong kamu gantikan pemeran ROMEO saat ini” pinta bu heni “baik bu” alvin segera memakai kostum ROMEO. Kita pun bermain dengan penuh penjiwaan acting. Tiba-tiba tak sengaja aku menginjak sesuatu di kaki ku. hampir saja aku terjatuh, untung saja alvin segera menolongku. Aku pun terjatuh di pelukkan alvin. Alvin dan aku saling menatap mata “sudah! Jangan menatap terlalu lama” cegah bu heni. Aku segera melepaskan diri dari pelukan alvin “maaf bu” seruku.
Pementasan drama berakhir sudah, dan klub drama sekolah ku mendapatkan nilai yang terbaik. Aku pun juga bangga dengan diriku sendiri, aku bisa membanggakan sekolah. Juga tak kalah dengan alvin, dia mendapat juara 1 di ajang lomba fotografi tingkat nasional dan ia juga mendapatkan juara 3 di ajang lomba basket tingkat nasional. Dan 2 minggu lagi ada lomba pementasan marcingband tingkat nasional dan sekolahku juga ikut berpartisipasi dalam lomba ini.
Saat itu aku berada di kantin, tiba-tiba bu heni menghampiri ku yang lagi menikmati makan “alika! Ibu mau bicara dengan mu” “bicara apa bu?” tanyaku penasaran. “begini, kamu tahu sendiri mayoret marcingband kita lagi ada di singapura. Apalagi kamu tahu jika perlombaan sekaligus pementasan marcingband tingkat nasional akan diadakan 2 minggu lagi. Jadi ibu minta kamu yang menggantikan mayoret marcingband sekolah. Karena ibu lihat kamu cukup mahir dalam permainan tongkat itu. Ibu mau kau tak menolak tawaran ibu” bu heni menjelaskan “saya jadi mayoret marcingband bu?” “iya al. kamu mau iya?” “iya sudah. Jika ibu yang meminta saya, saya bersedia untuk jadi mayoret” kata ku. “terima kasih al. ibu sangat berharap pada mu. Ibu pergi dulu” bu heni melangkah pergi. Aku harus bisa menjadi mayoret, aku tak boleh ke menyerah. Aku harus banyak berlatih agar akhirnya aku bisa membanggakan sekolah, batinku.
Saat itu juga aku terus dan terus berlatih bagaimana menjadi mayoret yang baik. Hari ini kedatangan murid baru, ia adalah saudara alvin. Namanya VINO anak kelas 10 – 1. Ia sama tampannya dengan alvin, anak-anak cewek juga banyak yang menyukainya. Tapi aku tak sama sekali tertarik padanya. Bagiku dia biasa saja masih jagonya alvin pangeran impianku. Saat itu aku latihan marcingband di lapangan sekolah. Juga bersamaan alvin dan saudaranya tampak mereka sedang bermain basket. “alvin dia tampak cantik sekali. Siapakah namanya?” tanya vino matanya tertuju padaku “dia alika. Teman sekelas ku juga teman sebangku ku” jawab alvin. “oh, bagus dong. Jadi aku bisa mendekatinya” “tentu saja. Kau begitu suka padanya? “iya begitulah. Dia putri pujaanku” vino tersenyum menatapku.
Setelah 2 minggu kemudian, tibalah acara perlombaan sekaligus pementasan marcingband tingkat nasional. Aku tampak berada di depan begitu memimpin barisan. Dengan trick-trick permainan tongkat ku dan tersenyum begitu bersemangat. “alvin sepertinya aku tak mau pindah dari sini” gumam vino “kau sudah beberapa kali mengatakan itu” alvin tersenyum.
Hari esok di sekolah pada saat jam istirahat aku menemukan sepucuk surat di atas mejaku. Aku mengambilnya dan membuka, ku baca surat itu…
Dear ALIKA P.V
Ku tunggu kehadiran mu di balkon sekarang. Ada yang ingin ku katakan padamu.
From: ?
Di dalam fikiran ku surat ini mungkin dari alvin. Aku segera berlari menuju balkon sekolah. Disana aku tak bertemu dengan alvin melainkan aku bertemu dengan vino. “hai alika. Akhirnya kau datang juga!” sambut vino pada ku “surat ini dari mu?” tanyaku “iya surat itu dariku. Ada yang ingin aku katakan pada mu” lanjut vino “apa itu?” tanyaku “aku menyukaimu. Maukah kamu menjadi pacarku?” vino menembak ku. aku terdiam tak berkata apapun itu. “kenapa kau tak jawab?” “aku… aku…” ku ragu-ragu menjawabnya “jika kau tak menjawab itu. Aku fikir kau mau menjadi pacarku” gumam vino ia mencium tangan ku. sebenarnya dari balik tembok ternyata Alvin menguping pembicaraan aku dan vino. Ia merasa sangat sedih “ya tuhan.. aku ingin dia menjadi milikku. Aku ingin dirimu tau al, jika aku juga menyukaimu” dengan meteskan air matanya.
Malam hari aku tak bisa tidur saat itu, aku memikirkan alvin juga vino. “apa yang harus aku lakukan? Aku suka sama alvin tetapi di sisi lain vino juga menyukaiku” ujarku. Setiap hari vino selalu mengantar dan menjemput ku ke sekolah. Hari itu adalah hari minggu, aku, vino, juga alvin bersantai dan menghabiskan waktu liburan di puncak. Aku duduk di tepi kolam dan vino mendekati ku. ia bermain gitar sambil menyanyikan lagu untuk ku. tetapi mataku terus tertuju pada alvin yang sedang memotret pemandangan alam. Aku mencoba berdiri dan ingin menghampiri alvin disana. Selangkah lagi ku berjalan, aku terjatuh “aww!” rintihku. Alvin dan vino segera menghampiriku “kamu tidak apa-apa al?” tanya vino. Aku hanya menggeleng “ya sudah, biar sini aku gendong dirimu” seru vino. Ia menggendong ku “akan ku bawakan tas mu” alvin membawakan tasku.
Malam hari tiba aku dan teman-teman bercanda ria. Belum sempat aku ikut menghibur, vino tiba-tiba menciumku. Alvin seperti melihatku dengan sedikit cemburu begitu. Aku hanya terdiam saat itu, pada waktu aku diantar pulang oleh vino. Sampai di rumah ku aku berkata “mulai besok kamu jangan mengantar dan menjemput ku lagi” “loh, kenapa? Apa kamu marah gara-gara aku menciummu tadi?” tanya vino “lupakan itu!” ketusku “kenapa begitu? Padahal aku ini pacarmu” gumam vino “kapan aku menjawab pertanyaan mu waktu kau menembak ku? padahal aku hanya diam saja. Bukan berarti aku mau. Karena hanya ada 1 orang di hati ku” aku berbalik badan dan memasuki rumah “alika! Siapa orang yang kau cintai itu? Siapa al?!” teriak vino namun aku tak mendengarkan teriakan vino. “alvin! Aku harap kau tak menyukai ALIKA. Karena dia yang telah membuat ku sakit hati. Aku harap kau tau itu” ujar vino kepada alvin “aku tau itu” singkat alvin dengan menunudukkan kepalanya.
2 tahun kemudian, SMAN TARUNA BAKTI merayakan murid-murid kelas 3 yang telah lulus UN. Begitu pun aku merasa bahagia saat ini. Rencana ku aku ingin menyatakan perasaan ku saat ini pada alvin. Saat itu aku tahu alvin berada di tempat kolam renang sekolah dan segera aku menghampirinya. Sesampai disana tampak ku lihat alvin sedang memotret pemandangan. Aku menghampiri dia “ada apa al?” seru alvin padaku “alvin! Ada yang ingin aku katakan padamu” kataku gugup “apa itu?” tanya alvin. Aku menghela nafasku dan sedikit memberanikan diri berkata “sebenarnya sejak dari dulu, saat pertama kali aku menginjakkan kaki ku di sekolah ini aku menyukai dirimu. Dan saat itu aku tahu dirimu pacar vinda, mungkin aku bisa menerima itu. Walau rasa kecewa di hati, dan saat itu juga aku tahu kau putus dengan vinda. Diriku mungkin berfikir bahwa aku masih ada kesempatan untuk bersamamu. Apalagi saat latihan pementasan drama itu, aku terjatuh dan kau yang memapahku. Aku telah menyembunyikan perasaanku ini dan tak bisa ku pungkiri jika aku mencintaimu. Aku hanya ingin berkata ini padamu alvin” jelasku “kau mencintaiku? Tapi aku telah ada yang punya al” jawab alvin. Ku mendengarnya merasa sangat kecewa “siapa dia?” tanyaku balik “dia vinda. Aku telah balikan dengannya. Dulu ku juga menyukaimu tapi karena kau telah bersama vino. Ku fikir cinta ini gak ada artinya. Dan aku baru jadian dengan vinda seminggu yang lalu. Maafkan aku alika!” gumam alvin lagi “oh begitu! Tak apalah. Aku bisa menerima itu semua. Yang penting sekarang aku lega karena aku telah menyatakan perasaanku ini. dan semoga kau bahagia bersama vinda” gumamku. Aku berbalik badan sambil tak berhenti menangis “al! kau tak apa?” seru alvin padaku, aku menggelengkan kepalaku.
Sampai malam hari aku tak berhenti untuk menangis, selalu ku teringat masa-masa lalu di sekolah dan disaat aku merasakan cinta dan kecewa itu. Dan sama halnya dengan alvin, ia membuka diarynya. Di dalamnya itu terdapat foto-fotoku dan selembar kertas diaryku. Dan malam itu juga menghampiri rumahku, ia meletakkan diarynya di depan rumahku. “semoga kau tahu apa yang aku rasakan selama ini padamu?” ujarnya. Ia segera pergi dari sana.
10 tahun kemudian, aku kini telah sukses dengan meraih cita-citaku menjadi seorang penulis dan designer ternama di seluruh dunia. Saat itu aku menghadiri acara TV, “bagaimana alika? Kau bisa menjadi seorang yang sukses begini” tanya presenter tersebut padaku “karena dukungan orangtua dan keluarga, juga usaha dan berdoa. Dan berawal karena cinta dan selalu bersemangat untuk belajar dan mencari tahu” jawabku “alika! Masihkah kau ingat dengan diary ini? Dan kita akan pertemukan sang pemilik diary ini sekarang. Yaitu adalah PUTRA ALVIAN!” seru sang presenter. Aku menoleh ke arah belakang dan ternyata dia adalah alvin. Lelaki impianku, alvin membawa buket bunga untukku. “ini untukku?” tanyaku “iya ini untukmu” jawab alvin. Aku menerima bunganya “makasih” balasku lagi. “ehmm.. silahkan kalian duduk” kata presenter kembali. Aku dan alvin duduk, “sekarang apa yang ingin kau katakan alika pada alvin?” kata presenter itu “alvin! Aku mau nanya. Apakah?… kau telah punya partner?” tanyaku pada alvin “aku… aku… aku… aku… aku… lagi menunggu.. seseorang yang sedari dulu dia telah mencintaiku. Saat ia baru saja menginjakkan kakinya di SMAN TARUNA BAKTI” ujar alvin. Aku seraya menangis dan tersenyum. “alika! I LOVE YOU! Kau mau jadi pacarku juga sekaligus menjadi pendamping hidupku selamanya?” gumam alvin “I LOVE YOU TOO! Alvin! Aku mau menjadi pacarmu juga sekaligus menjadi pendamping hidupmu untuk selamanya” balasku. Alvin memelukku dan saat itu juga aku dan alvin menikah dan hidup bahagia selamanya.
THE END

topologi jaringan


Topologi Jaringan Komputer

Topologi Jaringan Komputer
Topologi Jaringan Komputer – Topologi jaringan adalah konfigurasi susunan fisik bagaimana perangkat komputer anggota jaringan saling dihubungkan. Topologi jaringan ada berbagai macam, seperti topologi bus, topologi star, topologi tree, topologi mess dan topologi ring.

Topologi Jaringan Komputer

1. Topologi Bus

Topologi Bus

Keuntungan:
  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
Kerugian:
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak berfungsi
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Topologi Star

Topologi Star

Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Keuntungan:
  • Paling fleksibel
  • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahan pengelolaan jaringan
Kerugian:
  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
3. Topologi Pohon (Tree)

Topologi Tree

Topologi ini berfungsi untuk menghubungkan beberapa kelompok komputer atau interkoneksi antarsentral melalui satu jaringan utama dengan tingkat atau susunan yang berbeda.
Keuntungan:
  • Proses instalasi dan transmisi data dapat dilakukan dengan cepat
  • Untuk menghubungkan komputer atau piranti lain dapat dilakukan dengan mudah menggunakan hub tambahan
  • Jika salah satu kabel pada komputer client terputus, tidak akan memengaruhi hubungan client lain
Kerugian:
  • Membutuhkan banyak kabel
  • Memerlukan repeater untuk memperkuat sinyal
4. Topologi Mesh

Topologi

Topologi Mesh menerapkan hubungan antarkomputer secara penuh karena setiap komputer berperan sebagai sentral. Jumlah yang digunakan untuk membentuk jaringan mess adalah jumlah sentral dikurangi satu (n-1; n adalah jumlah sentral). Misalnya bila sebuah jaringan terdapat 7 komputer, maka satu komputer akan terhubung dengan 6 kabel yang berbeda dengan keenam komputer yang lain. 5. Topologi Cincin (Ring)

Topologi Ring

Topologi ring menghubungkan komputer dengan cara membentuk sebuah lingkaran kabel. Sinyal berjalan mengelilingi lingkaran dengan satu arah dan sinyal tersebut dilewatkan melalui masing-masing komputer.
Keuntungan:
  • Jika melakukan pengiriman data tidak akan terjadi tabrakan
  • Setiap sentral komputer dirancang untuk dapat berinteraksi dengan sentral yang dekat maupun yang jauh
  • Memiliki tingkat kerumitan rendah
  • Jika ada gangguan atau kerusakan pada sautu sentral komputer maka aliran lalu lintas (traffic) dapat dilewatkan pada arah lain dari sistem
Kerugian:
  • Setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan melalui jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  • Peka terhadap kesalahan

proposal peternakan ayamb

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN BETERNAK AYAM PETELUR

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mencari pekerjaan dimasa sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit. Banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintahan atau swasta,tetapi lapangan pekerjaan saat ini sangat terbatas, hal ini menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja masalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkan peluang tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus hanya pada satu jenis pekerjaan saja.

Wirausaha merupakan salah satu usaha untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagaian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu usaha yang mudah dikembangkan yaitu pemeliharaan ayam petelur karena banyak orang yang membutuhkannya. Sebagai contoh diwilayah Medan dan sekitarnya banyak penjual nasi goreng , burger, martabak telur, roti dan sebagainya yang membutuhkan telur ayam yang terus meningkat setiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan ini banyak peternak ayam eropa yang bersaing untuk menyuplai akan kebutuhan telur tersebut.

Dalam rangka memanfaatkan peluang ini, penulis mencoba mendirikan sebuah usaha beternak ayam petelur yang diberi nama C.V Telur Ayam Berkah

B. Identifikasi Masalah

Saat ini telah banyak orang yang mendirikan usaha beternak ayam petelur, namun kurang sukses dan banyak yang merugi. Hal tersebut mungkin disebabkan saat mereka akan mendirikan usaha mereka tidak memperhatikan konsep-konsep dasar berusaha dalam membentuk usaha, membina serta mengembangkan usaha, selain itu, mereka kurang sukses karena mereka tidak memiliki sikap-sikap wirausahawan yang baik dan tangguh. Maka dari itu agar kita bisa sukses dalam berwira usaha kita harus melaksanakan konsep-konsep dasar berusaha dan memiliki sikap wirausahawan yang baik serta sabar dan ulet dalam berwirausaha.

Adapun faktor-faktor yang dapat mendukung maupun menghambat usaha ini adalah :

1. Faktor Pendukung

Prospek atau peluangnya cukup besar untuk dikembangkan. Memberikan pendapatan / keuntungan yang cukup besar. Permintaan Telur ayam selalu meningkat Pemeliharaan tidak begitu sulit. Tidak memerlukan modal yang cukup besar. Tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Peluang pasar yang besar untuk pemasaran. Tidak memerlukan waktu yang begitu lama untuk setiap kali panen. Dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain

2. Faktor Penghambat

Banyak jenis usaha yang sama sebagai pesaing. Bila ayam terserang penyakit atau stres sulit untuk dipulihkan. Memerlukan keahlian dan keuletan yang lebih dalam mengenai beternak ayam petelur.
Cukup sulit mendapatkan ayam Petelur yang bagus. Prospek Usaha beternak ayam Petelur di medan masih mempunyai peluang yang cukup besar, dilihat dari tingkat pemanfaatan potensi pemeliharaan serta kemungkinannya dikirim keluar daerah. Dapat dilihat dari nilai ekonomisnya, karena itu kualitas ayam sangat menentukan untuk mendapat tujuan yang diharapkan.

C. Batasan Masalah

Sebenarnya ada banyak peluang untuk mendirikan usaha namun penulis memilih usaha beternak ayam potong karena usaha ini selain memiliki peluang pasar yang besar, usaha ini juga tidak membutuhkan modal yang besar dan tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak. Usaha ini juga memiliki prospek yang yang cerah dengan resiko kegagalan yang relatif kecil. Karena hal-hal inilah, penulis sebagai pemula dalam dunia usaha berharap dapat menjalankan usaha ini dengan sukses.

D. Tujuan

Tujuan dari usaha pemeliharaan ayam potong ini adalah:

1. Dapat melakukan usaha pemeliharaan ayam petelur dengan baik dan memberikan manfaat yang besar.
2. Dapat memasarkan Telur ayam dengan baik.
3. Dapat menjaga kelangsungan usaha dan mengembangkannya.
4. Dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain
5. Dengan usaha ini pengalaman dan penghasilan penulis dapat bertambah


PEMBAHASAN

A. Sarana dan prasarana:
Lokasi tempat usaha ini cukup strategis dan jauh dari pemungkiman masyarakat sehingga jauh dari kebisinggan sehingga tidak menyebabkan ayam ini steres, sebab apabila apabila ayam ini mengalami streres maka ayam akan banyak yang susah bertelur.
B. Ketersediaan SDM
Karena usaha ini sepenuhnya dikelola oleh keluarga ,maka ketersediaan SDM sudah dapat terpenuhi dengan ketersediaan anggota keluarga. C. Sistem manajemen usaha
Melihat usaha ini dikelola oleh keluarga, maka sistem manajemen diatur berdasarkan musyawarah secara kekeluargaan D. Sistem Pelaksanaan Usaha
Setelah melakukan langkah-langkah dalam konsep dasar berusaha, maka usaha dapat dimulai dengan kalkulasi anggaran dengan modal awal Rp 2.500.000 :
a. Pengeluaran
1). Modal tetap, meliputi:
a. Kandang ayam ukuran 3×3 m : 5 buah :Rp.300.000
b. Tempat minum ayam : 10 buah :Rp.60.000,-
c. Tempat makan ayam : 10 buah :Rp.40.000,-
d. Lampu penerangan : 5 buah :Rp.25.000,-
Jumlah : Rp.425.000

2). Modal tidak tetap, meliputi:
a. Pembelian ayam betina sebanyak 50 ayam 1 ekor harganya Rp. 20.000 : Rp 20.000 x 50 = Rp 1.000.000
b. Pembelian obat-obatan : Rp.100.000,-
c. Biaya listrik : Rp. 30.000,-
Jumlah : Rp. 1.130.000,-

Total pengeluaran : Rp.425.000 + Rp 1.130.000 = Rp 1.555.000
Sisa modal = Modal awal – total pengeluaran = Rp 2.500.000 – Rp 1.555.000 = Rp 945.000

b. Pemasukan
1). Hasil penjualan telur ayam
1 butir di jual Rp 800
Maka 50 ayam : 50 butir x 800,- = Rp.40.000,-
2). Karena ada 5 buah kandang ayam, maka 5x Rp,40.000,- = Rp.200.000.-
3). Jadi total pendapatan dalam sehari = Rp.200.000,-
c. Keuntungan

Keuntungan selama satu bulan. = Rp.200.000 x 30 hari = Rp 6.000.000
Jadi keuntungan rata-rata setiap bulan Rp 6.000.000
Keuntungan tersebut akan di masukan ke dalam kas atau sisa modal dan nantinya dapat di gunakan untuk keperluan yang lainnya

PENUTUP

Kesimpulan

- Beternak ayam petelur memberikan keuntungan yang lumayan besar.
- Beternak ayam yang tidak memerlukan modal yang cukup besar.
- Pemeliharaan akan ayam petelur yang tidak begitu sulit untuk dilaksanakan.
- Beternak ayam petelur tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak.
- Wirausaha dibidang pemeliharaan ayam petelur memiliki prospek yang cerah dengan resiko yang kecil.